Senin, 11 November 2013

Setitik embun dari sejuknya dhuha



Hari yang indah,
Rintik embun pagi masih tercium segar
Memancarkan kesejukan yang tak terelakan,
Ya..
Pagi yang sejuk ini
Angin semilir ini.
Mengantarkanku pada risalah ilahi
Subhanalloh..
Air suci ini mengalir lembut
Membasahi wajah yang Nampak lusuh dan buram,
Dan kini kembali segar
Wahai embun pagi, Tangan yang penuh dosa,
Telinga dan mulut yang tak terasa pernah ternoda,
Kaki yang tak jarang keliru untuk melangkah
Astagfirulloh…
Air suci ini..
Bak pelebur dosa yang telah kulakukan
Mengalir dan berdzikir di setiap tetesnya,
Meresap ke dalam relung galb ini
Ya…
Gelaran sajadah tempatku bersimpuh luluh
Memohon ampun dan do’a di setiap hembus nafas ini
Sujudku pada Mu di waktu dhuha ini Rabby…

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More