Di bawah sinar, setengah bulan yang
menari
Dengan tangan lentik memeluk jagat.
Malam yang gelap gulita,
Rasanya kaki ini tersesat dalam
labirin
Mencari lentera,
Dan aku berharap lalu lalang anak
manusia,
Akan membawaku pada secercah cahaya
Cahaya kedamaian, cahaya
kebahagiaan
Menjadi lentera hati, hingga aku
menikmati
Indahnya purnama yang terbit dari
ufuk cahaya di atas cahaya..
Aku terhenti di sebuah gubuk tua,
Tatkala fajar hendak menyingsing
Kudengar nyanyian pagi anak
manusia, begitu syahdunya.
Seketika itu kumencium harumnya
dzikir dan taubat
Yang terlahir dari jiwa-jiwa
kebijaksanaan.
Astagfirulloh…
Hingga sepenggal kata yang
bertanya, dan kalbu yang berfikir
Jiwa dan raga ini luluh dengan
kalamNya,
Dunia, yang membuat hati ini hitam
dan jauh dari sisiNya
Ya rabb,
CintaMu takkan hidup memenuhi hati
ini,
Kecuali jika nafsu telah binasa dan
meninggalkannya
Surabaya, 18 September 2013



0 komentar:
Posting Komentar