Lembayung merah membentangkan
jubahnya tatkala petang menyapa
sayup-sayup adzan hingga shalawat bersiulan di setiap
sudut kota
bak irama yang syahdu dan
menentramkan jiwa,
di tengah gaduhnya kendaraan kota
Lentera kehidupan satu persatu
mulai bertebaran,
laksana bintang di langit yang
selalu Engkau suguhkan di setiap malam.
Ah.. indahnya kota pahlawan ini..
Tatkala kupandangi, hingga ingin
rasanya..
mata ini menatap lebih lama dari
biasanya
mentafakuri ciptaanNya lebih lama
dari biasanya
Seruan ini, merayuku untuk segera
beranjak
Mengalirkan percikan-percikan suci
yang menembus kulit dengan lembutnya
Sehingga setiap alirannya meleburkan
dosa hingga wajah, tangan dan kaki yang seringkali ternoda dan salah langkah
Ya Allah Ya Rabb…
Sujudku padaMu, adalah kerinduanku
Candu yang tak pernah ada penawar
selain bermunajat padaMu
Hanya ingin bersamaMu aku
berkhalwat
Surabaya, 18 September 2013



0 komentar:
Posting Komentar