Senin, 11 November 2013

Canduku padaMu, Rabby



Lembayung merah membentangkan jubahnya tatkala petang menyapa
sayup-sayup  adzan hingga shalawat bersiulan di setiap sudut kota
bak irama yang syahdu dan menentramkan jiwa,
di tengah gaduhnya kendaraan kota
Lentera kehidupan satu persatu mulai bertebaran,
laksana bintang di langit yang selalu Engkau suguhkan di setiap malam.
Ah.. indahnya kota pahlawan ini..
Tatkala kupandangi, hingga ingin rasanya..
mata ini menatap lebih lama dari biasanya
mentafakuri ciptaanNya lebih lama dari biasanya
Seruan ini, merayuku untuk segera beranjak
Mengalirkan percikan-percikan suci yang menembus kulit dengan lembutnya
Sehingga setiap alirannya meleburkan dosa hingga wajah, tangan dan kaki yang seringkali ternoda dan salah langkah
Ya Allah Ya Rabb…
Sujudku padaMu, adalah kerinduanku
Candu yang tak pernah ada penawar selain bermunajat padaMu
Hanya ingin bersamaMu aku berkhalwat
 Surabaya, 18 September 2013








0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More