Tanjung
Plaza Hotel, 18 oktober 2013. Adalah tempat yang sangat menyenangkan dan
mengasyikan. Panorama taman hotel dan pemandangan yang menakjubkan membuat mata
lebih lama memandang mulai pagi, siang sore hingga malam. Cuaca dingin yang
membuat kami nyaman dan lebih terasa nyaman daripada kota Surabaya Plus
fasilitas Hotel yang sangat lebih dari cukup.
Soft
skill glass painting adalah acara yang kami ikuti saat itu. Dengan beberapa
narasumber yang tidak kalah menariknya dan luar biasanya. Dari mulai moderator
hingga pembawa acara yang selalu mengajak kami untuk selalu semangat pagi
hingga membuat kami tidak merasa jenuh dalam mengikuti beberapa rangkaian acara
di tretes itu. Betapa tidak, dari pagi kami harus olah raga dengan refleksi dan
beberapa kontemplasi diri yang membuat kami menangis dan tersenyum hingga
tertawa di tiga hari itu.
Namun
tentu saja dari ketiga hari itu yang paling menantang yaitu ketiga kami mulai
praktek membuat glass painting. Saya terutama yang tidak mempunyai keahlian
dalam melukis dan menggambar namun pada saat ini, saya mampu melakukannya tentu
saja dengan beberapa media. Salah satunya kerangak gambar sehinnga dengan kata
lain gambar jipalakan. Namun hal yang paling sulit dalam membuat glass painting
itu ialah mengkondisikan tangan kita yang kali pertama kalinya kami merasa
gemetar memegang outliner sehingga gambar yang dihasilkan kurang begitu
maksimal. Kami membuat gambar dengan outliner warna gold dan setelah selesar
kami membuat gambar sekreatif mungkin hingga kami mewarnainya. Aegmen itu kami
lewati beberapa jam, namun kami merasa asyik mengikutinya hingga rasa lapar pun
dan cape lupa kan hal ini. Kami terasa tersihir menunggu hasil karya perdana
kami karena pada segmen itu akan diambil emapt karya terbaik.
Terlepas
dari itu rasa capek, senang dan tentu kesal terpancar pada wajah-wajah kami
yang saat itu sok jadi orang serius hingga rasa kesal menghampiri kami ketika
ada kesalahan dalam memberi warna atau kesalahan-kesalahan dalam pengerjaannya.
Beribu ekspresi wajah tumpah di ruangan yang tampak kuning itu.
Akhirnya
sore itu karya perdana kami pun selesai. Pengabadian gambar tentu tidak pernah
kami lupakan. Setelah selesai kamipun foto bersama bersama ibu lilik pengrajin
glass painting yang juga dengan karyanya ia sudah mampu berkunjung dan belajar
ke beberapa Negara.
LUAR
BIASA…. !



0 komentar:
Posting Komentar