Sabtu, 14 Desember 2013

SHORT COURSE; UKIR KACA



            Tanjung Plaza Hotel, 18 oktober 2013. Adalah tempat yang sangat menyenangkan dan mengasyikan. Panorama taman hotel dan pemandangan yang menakjubkan membuat mata lebih lama memandang mulai pagi, siang sore hingga malam. Cuaca dingin yang membuat kami nyaman dan lebih terasa nyaman daripada kota Surabaya Plus fasilitas Hotel yang sangat lebih dari cukup.
            Soft skill glass painting adalah acara yang kami ikuti saat itu. Dengan beberapa narasumber yang tidak kalah menariknya dan luar biasanya. Dari mulai moderator hingga pembawa acara yang selalu mengajak kami untuk selalu semangat pagi hingga membuat kami tidak merasa jenuh dalam mengikuti beberapa rangkaian acara di tretes itu. Betapa tidak, dari pagi kami harus olah raga dengan refleksi dan beberapa kontemplasi diri yang membuat kami menangis dan tersenyum hingga tertawa di tiga hari itu.
            Namun tentu saja dari ketiga hari itu yang paling menantang yaitu ketiga kami mulai praktek membuat glass painting. Saya terutama yang tidak mempunyai keahlian dalam melukis dan menggambar namun pada saat ini, saya mampu melakukannya tentu saja dengan beberapa media. Salah satunya kerangak gambar sehinnga dengan kata lain gambar jipalakan. Namun hal yang paling sulit dalam membuat glass painting itu ialah mengkondisikan tangan kita yang kali pertama kalinya kami merasa gemetar memegang outliner sehingga gambar yang dihasilkan kurang begitu maksimal. Kami membuat gambar dengan outliner warna gold dan setelah selesar kami membuat gambar sekreatif mungkin hingga kami mewarnainya. Aegmen itu kami lewati beberapa jam, namun kami merasa asyik mengikutinya hingga rasa lapar pun dan cape lupa kan hal ini. Kami terasa tersihir menunggu hasil karya perdana kami karena pada segmen itu akan diambil emapt karya terbaik.
            Terlepas dari itu rasa capek, senang dan tentu kesal terpancar pada wajah-wajah kami yang saat itu sok jadi orang serius hingga rasa kesal menghampiri kami ketika ada kesalahan dalam memberi warna atau kesalahan-kesalahan dalam pengerjaannya. Beribu ekspresi wajah tumpah di ruangan yang tampak kuning itu.
            Akhirnya sore itu karya perdana kami pun selesai. Pengabadian gambar tentu tidak pernah kami lupakan. Setelah selesai kamipun foto bersama bersama ibu lilik pengrajin glass painting yang juga dengan karyanya ia sudah mampu berkunjung dan belajar ke beberapa Negara.
            LUAR BIASA…. !

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More