With the
most gracious and the Most merciful…
Ternyata
pada hari itu, tema kehidupan mengajarkan arti dewasa,…
Diam-diam, aku
kutip dan ku tulis beberapa pernyataan mengenai arti atau bahkan filosofi
mengenai arti DEWASA. Sungguh, sejatinya aku belum terlalu faham menganai arti
dewasa itu sendiri.
Pertama,
statusnya fesbuknya a' rafi ia tuliskan dalam kronologinya beberapa pekan lalu,
bahwa "Orang dewasa tidak boleh diperlakukan seperti botol kosong"
kedua, status
fesbuknya mba ziya, ia menuliskan bahwa "orang yang sudah Tua, tapi tidak
bertanggung jawab, itu belum Dewasa namanya"
Ketiga, dalam
waktu bersamaan juga, ketika saya hendak mengikuti perkuliahan HUKUM
PERIBADATAN ISLAM, bahwa di sesi-sesi penjelasannya Bapak dosen bercerita dan
menyelipkan satu untaian kata yang menurutku sungguh penting, dan patut untuk
direnungkan. yaitu "kedewasaan adalah tanggung jawab, semakin ia bertambah
dewasa maka semakin besar pula tanggung jawabnya"
Keempat,
setelah saya selesai mengikuti perkuliahan HPI tadi, tiba-tiba mba ku menagih
tugas LPJ ku yang sudah beberapa hari ini belum kelar-kelar, aku pun serentak
berkata " aduh mba, susah banget, ini data-data nya belum terkumpul semua
dari tiap divisi, mana tugas numpuk lagi, pasrah saya mba.." dengan sepontan
dan sempet ku termenung akan nasehatnya kepada ku, ia pun berkata "ngga
papa dek, jangan jadi pikiran, santai saja, jadikan ini proses pendewasaan mu..
"
Terakhir,
lagi-lagi mengenai arti dewasa itu sendiri. ketika saya hendak mengikuti
pembelajaran malam, yang kebetulan malam itu adalah jadwal pembelajarannya
mengenai Hadits Akhlak, yups... pelajaran favoritku. Betapa tidak... Ustadz
yang mengajarnya pun sungguh sejuk dan tenang jika beliau menjelaskan, selalu
dibumbui dengan kata-kata hikmah. Hal ini yang selalu memicu saya untuk
tidak pernah Absen, bahkan berusaha untuk datang ke kelas lebih awal, meskipun
pada kenyataannya, saya tetap kalah dengan yang lainnya. Malam itu, Ustadz menjelaskan
mengenai Hadits dengan tema "tarku ma la ya'ni muslim" , tema
yang inspiratif. Beliau menjelaskan hadits ini dengan detail, saya kerap
mendengarkannya dengan seksama, dan di tengah-tengah penjelasannya, beliau
menyisipkan satu untaian hikmah "Kedewasaan seseorang dipengaruhi dengan
masa mudanya seseorang" tak lupa aku mencatatnya dengan segera.
Yups, sekelumit
pernyataan mengenai arti dewasa atau bahkan arti kedewasaan. Namun, jika semua
pernyataan ini saya SIMPULKAN, sejatinya
saya tak mampu tuk melakukaknya. Yang jelas, hanya satu yang saya fahami dari
semua ini, pernyataan “TALK LESS DO MORE” pun mempunyai arti yang tersirat
bahwa ada tuntutan menjadi orang yang lebih dewasa.
Subhanalloh…
belum selesai aku posting tulisan ini, sms hikmah pun aku terima. Yups, dari
agen AaGym:
“Percayalah,..
siapa yang gigih memperbaiki diri karena Allah. Maka pada saat yang sama ia
sudah memperbaiki yang lainnya”
So… Teteh
sareng Aa…
Gimana atuh hartosna dewasa teh… ???
Heee. ;)



0 komentar:
Posting Komentar